<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>MyFamily Accounting</title>
	<atom:link href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://myfamilyaccounting.wordpress.com</link>
	<description>Kini Mengelola Keuangan Keluarga Anda Menjadi Sangat Mudah &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Jan 2012 11:58:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='myfamilyaccounting.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>MyFamily Accounting</title>
		<link>http://myfamilyaccounting.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/osd.xml" title="MyFamily Accounting" />
	<atom:link rel='hub' href='http://myfamilyaccounting.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Peneliti Tidak Pantas Hidup Miskin</title>
		<link>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2011/11/12/peneliti-tidak-pantas-hidup-miskin-2/</link>
		<comments>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2011/11/12/peneliti-tidak-pantas-hidup-miskin-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Nov 2011 03:44:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MyFamily Accounting</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://myfamilyaccounting.wordpress.com/?p=679</guid>
		<description><![CDATA[Belum lama ini kita dikejutkan dengan keluhan para Profesor riset di LIPI mengenai minimnya gaji yang mereka terima yang besarannya hanya sekitar 5,2 juta per bulan. Bila dibandingkan, maka gaji para peneliti itu pun kalah dengan gaji seorang guru SD biasa yang bisa mencapai 6,5-8,6 juta per bulan. Gaji peneliti tersebut jauh lebih kecil dibandingkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=myfamilyaccounting.wordpress.com&amp;blog=1089420&amp;post=679&amp;subd=myfamilyaccounting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2011/11/penelitiincome1.jpg"><img class="size-full wp-image-682 alignleft" title="penelitiincome" src="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2011/11/penelitiincome1.jpg?w=500" alt=""   /></a>Belum lama ini kita dikejutkan dengan keluhan para <a href="http://penerimaancpns.info/2011/gaji-guru-sekarang-lebih-tinggi-dari-gaji-profesor/">Profesor riset</a> di LIPI mengenai minimnya gaji yang mereka terima yang besarannya hanya sekitar 5,2 juta per bulan. Bila dibandingkan, maka gaji para peneliti itu pun kalah dengan gaji seorang guru SD biasa yang bisa mencapai 6,5-8,6 juta per bulan. Gaji peneliti tersebut jauh lebih kecil dibandingkan gaji Profesor riset di Singapura yang mencapai Rp 90 juta. Sementara itu, jabatan yang setara di Jepang mendapatkan gaji sekitar <a href="http://asnugroho.wordpress.com/2007/01/04/gaji-profesi-di-jepang/">Rp 100 juta</a> per bulan. Tentu ini sebuah ironi yang nyata, di tengah kehebatan para ilmuwan kita yang banyak kerap menorehkan prestasi di tingkat nasional bahkan internasional. Ternyata dari sisi kompensasi, gaji peneliti kita jauh dari memadai. Padahal pemerintah selalu mendorong agar peneliti kita selalu bisa bermain di kancah internasional. Namun, bila anggaran dana yang diberikan hanya bersifat lokal bagaimana mungkin?<span id="more-679"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Sebenarnya seorang peneliti sejati tidak pantas hidup dalam kondisi kekurangan ataupun melarat. Baik selama masih aktif bekerja, maupun selepas pensiun kelak. Mengapa demikian? Karena profesi peneliti sebenarnya merupakan sumber dari segala macam bentuk penghasilan yang sangat menjanjikan. Mau buktinya? Mari kita lihat sat per satu.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Hasil Riset</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Seorang peneliti pekerjaan intinya adalah tekun melakukan penelitian atau riset di laboratorium. Hasil riset inilah yang menjadi modal utama seorang peneliti untuk menghantarkannya hidup makmur, berkecukupan bahkan kaya raya. Hasil penelitian dapat berupa paten yang nanti bisa dilisensikan kepada perusahaan-perusahaan besar dan juga produk penelitian tersebut bisa dikembangkan menjadi bisnis dalam sebuah perusahaan yang bisa menghasilkan profit secara teratur. Sebagai contoh Dr. Bambang Widiatmoko seorang peneliti lulusan Jepang yang memiliki 30 paten yang sebagian besar tentang laser. Dari penelitiannya tersebut Dr. Bambang bisa mendirikan perusahaan bernama Optocomb yang saat ini sudah semakin berkembang. Belum lagi cerita tentang <a href="http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2001/04/09/ILT/mbm.20010409.ILT119441.id.html">Dr. Aryadi Suwono</a> dari Jurusan Geotermal ITB yang mampu menghasilkan freon hidro. Dari penelitiannya ini Dr. Aryadi telah menjual lisensinya ke sebuah perusahaan di Singapura. Ada juga <a href="//www.jaist.ac.jp/~rac/pub/kanigara/id/Home/yudi.htm">Dr. Yudi Utomo</a> dari PSE UGM yang berhasil mempatenkan kontainer nuklir hingga sukses memenangkan tender kontainer tersebut senilai ratusan miliar rupiah. Cerita yang paling fenomenal adalah <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/06/19/15014987/Sehat.Sutardja.dalam.Peta.Dunia">Dr. Sehat Sutardja</a> yang berhasil menjadi orang terkaya ke-891 dunia di tahun 2007. Dengan menggenggam 260 buah paten Dr. Sutardja mempelopori industry semikundoktor di Amerika Serikat melalui perusahaannya yaitu Marvell Technology. Cerita tersebut baru mewakili sebagian kecil cerita sukses dari sekian banyak peneliti Indonesia lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Menulis Buku</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Peneliti yang ahli di bidangnya dan banyak menghasilkan tulisan ilmiah hingga paten sangat mudah untuk menghasilkan karya tulisan berupa buku. Dari buku yang dihasilkan maka si peneliti akan mendapatkan kompensasi finansial dalam bentuk royalti yang bisa diwariskan ke anak cucunya kelak. Bahkan menurut Surat Edaran Dirjen Dikti No.306/E/C/2011 terang-terangan mengatur bahwa seorang dosen yang sekaligus Guru Besar dan peneliti di perguruan tinggi wajib menghasilkan karya buku. Selain dalam bentuk lisensi yang bisa mendatangkan penghasilan pasif (<em>passive income</em>), maka royalti dari penulisan buku pun sangat sayang bila dilewatkan oleh peneliti. Saat ini rata-rata penerbit memberikan royalti sebesar 10-20 persen dari harga jual buku. Bahkan dengan teknologi di bidang percetakan dan grafika yang semakin pesat, maka untuk menjadi <em>personal publisher</em> sudah semakin mudah. Dengan demikian selain menjadi penulis, maka peneliti juga bisa menerbitkan sendiri karya bukunya. Sisi positifnya, potensi finansial peneliti bisa semakin meningkat hingga 80 persen dibanding dengan hanya menjadi penulis. Prof. Rhenald Kasali dan Prof. Miriam Budiarjo yang keduanya dari UI, Prof. Mudrajad Kuncoro, Prof. Jogiyanto HM dari UGM serta Prof. Noeng Muhadjir dari UAD merupakan contoh sukses beberapa peneliti tanah air yang produktif dalam menulis buku.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Gaji dan Tunjangan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sebesar apa pun penghasilan yang diterima oleh seorang peneliti, bila tidak dikelola dengan baik maka tetap saja akan selalu kurang. Oleh karena itu kecerdasan finansial peneliti mutlak diperlukan. Untuk itulah sedari dini peneliti harus mampu <a href="https://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/05/19/rahasia-sukses-mengatur-keuangan-keluarga/">mengatur keuangannya</a> dengan bik, yaitu dengan membaginya menjadi komponen pengeluaran rutin, konsumsi dan tabungan. Jika peneliti memiliki hutang, pastikan hutang tersebut tidak melebihi 30% dari <em>take home pay</em> setiap bulannya. Sehingga peneliti bisa tetap leluasa memenuhi kebutuhan keluarganya. Selanjutnya peneliti wajib menyisihkan paling tidak 10% dari penghasilannya tersebut untuk <a href="https://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/17/belajar-menjadi-investor-kecil-kecilan-yuk/">diinvestasikan</a>. Investasinya bisa berupa surat berharga, asuransi, properti, emas dan sebagainya. Dengan hasil investasi ini diharapkan nanti bisa memenuhi kebutuhan masa depan keluarganya seperti menyekolahkan anak misalnya. Terakhir, agar di masa pensiun peneliti tidak hidup susah, maka pastikan bahwa dana pensiun yang akan diterima kelak mampu menutupi kebutuhan hidup masa tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan mengoptimalkan penghasilan dari hasil riset berupa lisensi dan bisnis, kemudian rajin menulis buku dan disertai dengan pengelolaan keuangan pribadi yang baik (<em>good personal finance governance</em>), maka seharusnya tidak ada lagi peneliti di Indonesia yang hidup kekurangan dan prihatin.</p>
<p style="text-align:justify;">(Penulis: <a href="http://ardi.staff.uad.ac.id">Ardiansyah</a>. Dimuat Harian Suara Merdeka, 12 Nopember 2011 halaman F)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/myfamilyaccounting.wordpress.com/679/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/myfamilyaccounting.wordpress.com/679/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/myfamilyaccounting.wordpress.com/679/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/myfamilyaccounting.wordpress.com/679/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/myfamilyaccounting.wordpress.com/679/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/myfamilyaccounting.wordpress.com/679/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/myfamilyaccounting.wordpress.com/679/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/myfamilyaccounting.wordpress.com/679/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/myfamilyaccounting.wordpress.com/679/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/myfamilyaccounting.wordpress.com/679/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/myfamilyaccounting.wordpress.com/679/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/myfamilyaccounting.wordpress.com/679/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/myfamilyaccounting.wordpress.com/679/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/myfamilyaccounting.wordpress.com/679/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=myfamilyaccounting.wordpress.com&amp;blog=1089420&amp;post=679&amp;subd=myfamilyaccounting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2011/11/12/peneliti-tidak-pantas-hidup-miskin-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/452b6132c44fe0fb49ec196c8f32f921?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">MyFamily Accounting</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2011/11/penelitiincome1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">penelitiincome</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengeluaran Rutin Jika Memiliki Mobil</title>
		<link>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2011/11/01/pengeluaran-rutin-jika-memiliki-mobil/</link>
		<comments>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2011/11/01/pengeluaran-rutin-jika-memiliki-mobil/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Nov 2011 10:15:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MyFamily Accounting</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://myfamilyaccounting.wordpress.com/?p=664</guid>
		<description><![CDATA[Biasanya topik tentang mobil yang cukup menarik perhatian biasanya adalah tentang kredit mobil. Cukup jarang tulisan dan diskusi yang membahas tentang biaya-biaya apa saja yang sering dikeluarkan jika memiliki mobil. Nah, pada tulisan kali ini kita coba bahas bersama tentang pengeluaran rutin apa saja yang selalu dikeluarkan oleh pemilik mobil. Memiliki kendaraan roda empat sangatlah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=myfamilyaccounting.wordpress.com&amp;blog=1089420&amp;post=664&amp;subd=myfamilyaccounting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2011/11/mobil-boros-300x182.jpg"><img class="size-full wp-image-665 alignleft" title="mobil-boros-300x182" src="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2011/11/mobil-boros-300x182.jpg?w=500" alt=""   /></a>Biasanya topik tentang mobil yang cukup menarik perhatian biasanya adalah tentang <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2007/09/19/berfikirlah-1000-kali-bila-hendak-membeli-mobil-dengan-kredit/">kredit mobil</a>. Cukup jarang tulisan dan diskusi yang membahas tentang biaya-biaya apa saja yang sering dikeluarkan jika memiliki mobil. <em>Nah</em>, pada tulisan kali ini kita coba bahas bersama tentang pengeluaran rutin apa saja yang selalu dikeluarkan oleh pemilik mobil.</p>
<p style="text-align:justify;">Memiliki kendaraan roda empat sangatlah diidam-idamkan oleh setiap orang. Banyak sekali manfaat yang dirasakan; seperti terhindar dari kepanasan, kehujanan, hingga bisa mengangkut banyak anggota keluarga sekaligus.<br />
Namun, di balik kenyamanan yang dirasakan oleh pemilik mobil, maka terdapat biaya yang mesti dikeluarkan secara rutin.<br />
Sengaja tulisan ini mengambil topik tentang apa saja dan berapa biaya-biaya yang mesti siap digelontorkan oleh pemilik mobil setiap minggu, bulan atau tahun. Dengan dipahaminya biaya-biaya yang muncul, maka bagi yang tengah berencana untuk memiliki mobil bisa mengetahui dan mengkalkulasi kembali dengan cermat.<br />
Mari kita asumsikan mobil yang dimiliki adalah mobil standar kebanyakan dimiliki masyarakat Indonesia sekelas MPV, SUV atau sedan (tanpa menyebutkan merk). Adapun kapasitas mesin berkisar 1800-2000 CC dengan pemakaian rutin<br />
setiap hari pergi-pulang dari rumah ke kantor dan keperluan lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa asumsi biaya rutin yang harus disiapkan adalah:<br />
1. Bensin        = 1.000.000/bulan    = 12.000.000/tahun<br />
2. Servis (tune up)     = 250.000/4 bulan    = 750.000/tahun<br />
3. Ganti oli mesin    = 200.000/4 bulan    = 600.000/tahun<br />
4. Pajak        = 2.000.000/tahun    = 2.000.000/tahun</p>
<p>Dengan demikian jika dikalkulasi, total biaya yang perlu dikeluarkan sang pemilik mobil adalah sebesar Rp. 15.350.000 setiap tahunnya atau Rp. 1.279.166 setiap bulannya atau Rp. 42.638 setiap harinya.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Sumber gambar: http://bisnis-jabar.com/index.php/2011/06/10-cara-pemborosan-uang-dalam-penggunaan-mobil/mobil-boros/</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/myfamilyaccounting.wordpress.com/664/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/myfamilyaccounting.wordpress.com/664/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/myfamilyaccounting.wordpress.com/664/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/myfamilyaccounting.wordpress.com/664/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/myfamilyaccounting.wordpress.com/664/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/myfamilyaccounting.wordpress.com/664/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/myfamilyaccounting.wordpress.com/664/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/myfamilyaccounting.wordpress.com/664/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/myfamilyaccounting.wordpress.com/664/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/myfamilyaccounting.wordpress.com/664/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/myfamilyaccounting.wordpress.com/664/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/myfamilyaccounting.wordpress.com/664/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/myfamilyaccounting.wordpress.com/664/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/myfamilyaccounting.wordpress.com/664/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=myfamilyaccounting.wordpress.com&amp;blog=1089420&amp;post=664&amp;subd=myfamilyaccounting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2011/11/01/pengeluaran-rutin-jika-memiliki-mobil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/452b6132c44fe0fb49ec196c8f32f921?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">MyFamily Accounting</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2011/11/mobil-boros-300x182.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">mobil-boros-300x182</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Financial Income Checklist</title>
		<link>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2011/10/30/financial-income-checklist/</link>
		<comments>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2011/10/30/financial-income-checklist/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Oct 2011 07:28:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MyFamily Accounting</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://myfamilyaccounting.wordpress.com/?p=652</guid>
		<description><![CDATA[Pada postingan tentang Dasar-Dasar Manajemen Keuangan Keluarga Profesional 1 dan 2 telah panjang lebar dijelaskan bagaimana seharusnya sebuah keluarga mengatur arus kas, surplus/minus hingga neraca keuangan keluarganya. Kita juga tahu bahwa ternyata banyak sekali income di luar gaji seperti hasil bisnis, gain dari aset kertas semacam reksadana, saham, hingga hasil sewa properti, lisensi, royalti, dsb. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=myfamilyaccounting.wordpress.com&amp;blog=1089420&amp;post=652&amp;subd=myfamilyaccounting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2011/10/10-30-2011-1-47-00-pm.jpg"><img class="size-full wp-image-653 aligncenter" title="10-30-2011 1-47-00 PM" src="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2011/10/10-30-2011-1-47-00-pm.jpg?w=500&#038;h=141" alt="" width="500" height="141" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Pada postingan tentang Dasar-Dasar Manajemen Keuangan Keluarga Profesional <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2007/05/14/dasar-dasar-manajemen-keuangan-keluarga-profesional-1/">1</a> dan <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2007/05/15/dasar-dasar-manajemen-keuangan-keluarga-profesional-2/">2</a> telah panjang lebar dijelaskan bagaimana seharusnya sebuah keluarga mengatur arus kas, surplus/minus hingga neraca keuangan keluarganya. Kita juga tahu bahwa ternyata banyak sekali <em>income</em> di luar gaji seperti hasil bisnis, <em>gain </em>dari aset kertas semacam reksadana, saham, hingga hasil sewa properti, lisensi, royalti, dsb.</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, sekarang tulisan ini akan mengetengahkan sebuah <em>checklist</em> dalam bentuk tabel untuk memudahkan kita dalam memantau perkembangan sumber <em>income</em> tadi dan digunakan untuk apa. Perhatikanlah tabel di atas tersebut menunjukkan bahwa hampir seluruh sumber <em>income</em> telah dimiliki dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan kita saat ini, kebutuhan rutin bahkan kebutuhan yang akan datang.</p>
<p style="text-align:justify;">Tentu saja tujuan hakiki kita adalah seluruh <em>income</em> kita berasal dari seluruh aset dan bukan dari gaji lagi. Sehingga dengan kata lain fokus kita bersama adalah bagaimana caranya mengembangbiakkah aset kertas, properti, royalti, lisensi, dsb yang lama kelamaan menjadikan aliran kas yang bersifat <em>passive income</em>. Nah apabila tujuan tersebut bisa tercapai dan bahkan bisa jauh melebihi seluruh kebutuhan rutin, saat ini bahkan masa depan maka tidak salah bila kita/Anda berhak disebut orang yang telah bebas finansial alias &#8220;<em>financial freedom</em>&#8220;. Selamat! dan mohon untuk sudi berbagi via <em>blog</em> ini.</p>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/myfamilyaccounting.wordpress.com/652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/myfamilyaccounting.wordpress.com/652/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/myfamilyaccounting.wordpress.com/652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/myfamilyaccounting.wordpress.com/652/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/myfamilyaccounting.wordpress.com/652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/myfamilyaccounting.wordpress.com/652/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/myfamilyaccounting.wordpress.com/652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/myfamilyaccounting.wordpress.com/652/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/myfamilyaccounting.wordpress.com/652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/myfamilyaccounting.wordpress.com/652/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/myfamilyaccounting.wordpress.com/652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/myfamilyaccounting.wordpress.com/652/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/myfamilyaccounting.wordpress.com/652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/myfamilyaccounting.wordpress.com/652/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=myfamilyaccounting.wordpress.com&amp;blog=1089420&amp;post=652&amp;subd=myfamilyaccounting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2011/10/30/financial-income-checklist/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/452b6132c44fe0fb49ec196c8f32f921?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">MyFamily Accounting</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2011/10/10-30-2011-1-47-00-pm.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">10-30-2011 1-47-00 PM</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengenal Produk Finansial: Deposito</title>
		<link>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/22/mengenal-produk-finansial-deposito/</link>
		<comments>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/22/mengenal-produk-finansial-deposito/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2010 13:30:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MyFamily Accounting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://myfamilyaccounting.wordpress.com/?p=644</guid>
		<description><![CDATA[Depositu adalah salah satu produk finansial yang disediakan oleh perbankan. Bila kita perhatikan hampir seluruh bank menyediakan produk satu ini. Mata uang yang digunakan dapat dalam bentuk rupiah atau mata uang asing. Berikut beberapa informasi penting mengenai deposito. Setoran dan penarikan deposito tidak dapat dilakukan kapan saja, karena deposito hanya bisa disetor dan ditarik dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=myfamilyaccounting.wordpress.com&amp;blog=1089420&amp;post=644&amp;subd=myfamilyaccounting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/img_giro.jpg"><img class="size-full wp-image-646 alignleft" title="img_giro" src="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/img_giro.jpg?w=500" alt=""   /></a>Depositu adalah salah satu <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/05/18/langkah-praktis-menabung-berinvestasi-emas/">produk finansial</a> yang disediakan oleh perbankan. Bila kita perhatikan hampir seluruh bank menyediakan produk satu ini. Mata uang yang digunakan dapat dalam bentuk rupiah atau mata uang asing. Berikut beberapa informasi penting mengenai deposito.</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Setoran dan penarikan deposito tidak dapat dilakukan kapan saja, karena deposito hanya bisa disetor dan ditarik dalam waktu tertentu saja. Makanya deposito sering disebut juga sebagai tabungan berjangka. Bila Anda menarik deposito sebelum waktunya maka akan dikenakan pinalti.</li>
<li>Jangka waktu deposito bervariasi dan dapat Anda pilih yaitu 1, 3, 6 atau 12 bulan.</li>
<li>Bunga deposito memang biasanya selalu lebih besar dibandingkan tabungan biasa. Sehingga memang deposito merupakan salah satu instrumen investasi yang paling aman dibanding yang lainnya. Apalagi dulu waktu krisis moneter bunga deposito sempat meroket hingga menembus angka 60%. Suatu masa panen para penabung dan <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/17/belajar-menjadi-investor-kecil-kecilan-yuk/">investor</a> kala itu.<span id="more-644"></span></li>
<li>Dapat dikatakan deposito adalah salah satu instrumen investasi relatif teraman saat ini, walaupun secara imbal hasil bunga sudah tidak terlalu menarik lagi <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
<li>Biaya administrasi dan pajak. Biasanya untuk deposito tidak dikenakan pajak untuk deposito di bawah 7,5 juta. Sedangkan bedanya dengan tabungan biasa, deposito bebas dari biaya administrasi bulanan.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Kesimpulan dari tulisan ini adalah, bila Anda ingin <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/20/memahami-investasi-yuk/">produk finansial</a> yang memiliki imbal hasil lebih tinggi dari tabungan biasa dan aman, maka deposito bisa jadi pilihan tepat.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.metasoft.co.id"><img class="size-full wp-image-647 aligncenter" title="MyFamily Accounting" src="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/metastore_product6.gif?w=500" alt="Manage your Personal Finance Simple &amp; Easy"   /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/myfamilyaccounting.wordpress.com/644/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/myfamilyaccounting.wordpress.com/644/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/myfamilyaccounting.wordpress.com/644/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/myfamilyaccounting.wordpress.com/644/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/myfamilyaccounting.wordpress.com/644/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/myfamilyaccounting.wordpress.com/644/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/myfamilyaccounting.wordpress.com/644/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/myfamilyaccounting.wordpress.com/644/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/myfamilyaccounting.wordpress.com/644/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/myfamilyaccounting.wordpress.com/644/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/myfamilyaccounting.wordpress.com/644/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/myfamilyaccounting.wordpress.com/644/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/myfamilyaccounting.wordpress.com/644/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/myfamilyaccounting.wordpress.com/644/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=myfamilyaccounting.wordpress.com&amp;blog=1089420&amp;post=644&amp;subd=myfamilyaccounting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/22/mengenal-produk-finansial-deposito/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/452b6132c44fe0fb49ec196c8f32f921?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">MyFamily Accounting</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/img_giro.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">img_giro</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/metastore_product6.gif" medium="image">
			<media:title type="html">MyFamily Accounting</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memahami Investasi Yuk&#8230;</title>
		<link>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/20/memahami-investasi-yuk/</link>
		<comments>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/20/memahami-investasi-yuk/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jul 2010 23:09:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MyFamily Accounting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://myfamilyaccounting.wordpress.com/?p=638</guid>
		<description><![CDATA[Investasi, sebuah kata yang sudah biasa kita dengar sehari-hari. Sebuah kata yang selalu berkaitan erat dengan uang. Sebuah kata yang sering dimaknai sebagai hasil yang kelak atau diperoleh dari sebuah keputusan finansial masa lalu. Akan tetapi bagi sebagian besar masyarakat kita investasi masih sebatas kata-kata indah dalam finansial namun masih jarang yang menjadikan investasi sebagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=myfamilyaccounting.wordpress.com&amp;blog=1089420&amp;post=638&amp;subd=myfamilyaccounting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/investing2.jpg"><img class="size-full wp-image-640 alignleft" title="investing" src="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/investing2.jpg?w=500" alt=""   /></a>Investasi, sebuah kata yang sudah biasa <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/05/19/rahasia-sukses-mengatur-keuangan-keluarga/">kita dengar</a> sehari-hari. Sebuah kata yang selalu berkaitan erat dengan uang. Sebuah kata yang sering dimaknai sebagai hasil yang kelak atau diperoleh dari sebuah keputusan finansial masa lalu. Akan tetapi bagi sebagian besar masyarakat kita investasi masih sebatas kata-kata indah dalam finansial namun masih jarang yang menjadikan investasi sebagai kebiasaan/perilaku.<br />
Secara umum investasi sebenarnya bentuk lebih canggih daripada kebiasaan lain yaitu menabung. Menabung lebih kepada menyimpan sejumlah uang secara rutin tanpa motivasi untuk memiliki imbal hasil dari tabungan. Hanya sebatas agar kelak nanti bisa mengumpulkan sejumlah besar uang untuk kebutuhan masa depan.<br />
Sedangkan investasi memiliki motivasi yang lebih dari hanya sekedar <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/05/18/langkah-praktis-menabung-berinvestasi-emas/">menabung</a>. Investasi dijadikan kendaraan bagi kita atau sering disebut <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/17/belajar-menjadi-investor-kecil-kecilan-yuk/">investor</a> sebagai alat agar uang/aset yang telah ditanamkan/dibeli kelak bisa mengalami pertumbuhan. Layaknya sebuah pohon yang ditanam sejak kecil, dirawat dan dijaga bertahun-tahun hingga akhirnya memiliki akar yang kokoh, batang pohon yang besar dan kuat, daun yang lebat dan rindang hingga akarnya yang menjulang tinggi.<br />
Begitu pula investasi, dimulai dari pembelian aset awal bisa berbentuk emas, reksa dana, obligasi, saham, bisnis, dll. Secara rutin kita akan selalu memantau &#8220;pohon investasi&#8221; kita hingga kelak menghasilkan imbal hasil investasi yang mencukupi kebutuhan dan tujuan kita berinvestasi tersebut.<span id="more-638"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Mengapa kita perlu berinvestasi?</strong><br />
Sebenarnya <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/05/21/myfamily-accounting-investasi-termurah-seumur-hidup/">makna investasi</a> sangatlah luas. Kita sering menjumpai kata-kata ini tidak di dunia finansial dan ekonomi. Di dunia politik, agama dan pendidikan pun tidak jarang kita kerap menemukan kata-kata investasi. Misalnya seorang kader partai politik yang telah bekerja bertahun-tahun membesarkan partai, pada saatnya nanti pasti akan mencapai posisi puncak di partai sebagai imbal dari investasi politiknya. Begitu pula kita sekolah dari TK sampai Doktor, itu pun salah satu bentuk dari investasi ilmu yang  tentu saja banyak sekali memberikan imbal hasil dalam perjalanan karir kita.<br />
Nah, dalam konteks <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/05/15/menghitung-dana-pensiun-asuransi-kematian-dan-pendidikan-keluarga/">keuangan/finansial</a> tentu saja memiliki makna tersendiri. Mengutip Eko P Pratomo &amp; Ubaidillah Nugraha dalam bukunya Reksa Dana: Solusi Perencanaan Investasi di Era Modern, berinvestasi pada dasarnya adalah &#8220;membeli&#8221; suatu aset yang diharapkan di masa datang dapat &#8220;dijual kembali&#8221; dengan nilai yang lebih tinggi.<br />
Salah satu alasan mengapa kita harus berinvestasi adalah agar dapat mempersiapkan berbagai <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/05/01/kiat-menabung-bagi-penghasilan-pas-pasan/">macam kebutuhan</a> keuangan kita di masa depan sedini mungkin. Karena investasi memang sangat berkaitan dengan waktu. Masih ingat berapa harga sepeda motor tahun 1990-an? Ya, betul 3-5 jutaan itu sudah paling top. Sekarang di tahun 2000-an harganya sudah mencapai 10 jutaan bukan. Misalnya nanti kita akan membeli sepeda motor lagi pada tahun 2020-an kira-kira berapa harganya kelak?<br />
Nah dengan perencanaan investasi yang tepat, maka di sinilah letak manfaat dan tujuan dari investasi itu sendiri. Karena dengan menentukan tujuan dan perkiraan harga, kita sudah bisa menyiapkan &#8220;tunas/bibit&#8221; investasi yang akan dikembangbiakkan sehingga bisa mencukupi kebutuhan tersebut. Nah, nanti pada prakteknya akan tersedia banyak instrumen pilihan investasi yang disesuaikan dengan tingkat imbal hasil sekaligus resikonya.<br />
Anda bisa bayangkan kalau tidak melakukan investasi. Sudah dapat dipastikan seluruh kebutuhan masa depan akan harus disediakan pada waktunya tiba tersebut, dalam artian harus dapat menyediakan uang tunai pada saat itu juga. Contohnya lihatlah selalu ketika menjelang penerimaan siswa sekolah baru, pegadaian pasti ramai oleh orang tua yang<br />
membutuhkan uang untuk memasukkan anak-anak mereka di sekolah. Bahkan tidak jarang yang mengajukan utang ke bank. Dari sana kita bisa tahu betapa besar manfaat dari berinvestasi bukan?</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.metasoft.co.id"><img class="size-full wp-image-641 aligncenter" title="MyFamily Accounting" src="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/mfa-logo10.jpg?w=500" alt="Manage your Personal Finance Simple &amp; Easy"   /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/myfamilyaccounting.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/myfamilyaccounting.wordpress.com/638/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/myfamilyaccounting.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/myfamilyaccounting.wordpress.com/638/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/myfamilyaccounting.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/myfamilyaccounting.wordpress.com/638/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/myfamilyaccounting.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/myfamilyaccounting.wordpress.com/638/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/myfamilyaccounting.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/myfamilyaccounting.wordpress.com/638/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/myfamilyaccounting.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/myfamilyaccounting.wordpress.com/638/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/myfamilyaccounting.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/myfamilyaccounting.wordpress.com/638/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=myfamilyaccounting.wordpress.com&amp;blog=1089420&amp;post=638&amp;subd=myfamilyaccounting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/20/memahami-investasi-yuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/452b6132c44fe0fb49ec196c8f32f921?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">MyFamily Accounting</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/investing2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">investing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/mfa-logo10.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">MyFamily Accounting</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cerdas Finansial: Keinginan atau keharusan?</title>
		<link>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/18/cerdas-finansial-keinginan-atau-keharusan/</link>
		<comments>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/18/cerdas-finansial-keinginan-atau-keharusan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jul 2010 00:32:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MyFamily Accounting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kecerdasan Finansial]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Pengumuman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://myfamilyaccounting.wordpress.com/?p=631</guid>
		<description><![CDATA[Kita semua diajarkan oleh orang tua kita untuk belajar dan menuntut ilmu sejak kecil, dengan harapan suatu saat kelak kita bisa bekerja, memperoleh penghasilan dan hidup mandiri. Kita dididik oleh orang tua dan para guru kita untuk mempersiapkan diri agar dapat bekerja dan memiliki uang sendiri. Namun sedikit sekali diantara kita yang diajarkan bagaimana cara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=myfamilyaccounting.wordpress.com&amp;blog=1089420&amp;post=631&amp;subd=myfamilyaccounting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/flyer-workshop-cerdas-finansial.jpg"><img class="size-full wp-image-632 alignleft" title="Flyer Workshop Cerdas Finansial" src="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/flyer-workshop-cerdas-finansial.jpg?w=500" alt=""   /></a>Kita semua diajarkan oleh orang tua kita untuk belajar dan <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/06/01/menjadikan-personal-finance-mata-kuliah-wajib-di-perguruan-tinggi/">menuntut ilmu</a> sejak kecil, dengan harapan suatu saat kelak kita bisa bekerja, memperoleh penghasilan dan hidup mandiri. Kita dididik oleh orang tua dan para guru kita untuk mempersiapkan diri agar dapat bekerja dan memiliki <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/05/19/rahasia-sukses-mengatur-keuangan-keluarga/">uang sendiri</a>. Namun sedikit sekali diantara kita yang diajarkan bagaimana cara mengelola keuangan yang baik, sehingga ketika kita memiliki uang sendiri, banyak diantara kita yang mengalami kesulitan dalam mengelolanya, terutama dalam menetapkan skala <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/16/pentingnya-memiliki-dana-darurat/">prioritas pengeluaran</a>. Sebagian diantara kita bahkan terjebak dalam pusaran kesulitan pengelolaan keuangan, yaitu pengeluaran selalu lebih besar daripada pemasukan dan akibatnya terjerat <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2007/09/06/mengenali-sumber-hutang-untuk-keluarga/">masalah hutang</a>. Dampak berikutnya adalah terganggunya kemampuan merencanakan kehidupan yang lebih baik untuk masa depan.</p>
<p><strong>Bagaimana mengatasinya ? </strong><br />
Masalah keuangan harus dipahami dan ditangani dengan bijak. <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/05/01/kiat-menabung-bagi-penghasilan-pas-pasan/">Uang atau harta</a> sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan kita. Namun, uang dan harta tidak boleh menjadi jalan menuju kesengsaraan hidup. Uang dan harta bukanlah tujuan hidup, dia hanyalah alat mencapai tujuan : kebahagaian di dunia dan juga di akhirat kelak. Lalu bagaimana menjadikan uang dan harta untuk mencapai tujuan di atas dan menjadi bekal ibadah kita?<br />
Memiliki Kecerdasan Finansial menjadi keharusan untuk menjawab tantangan di atas.<br />
Salam Hijrah :<br />
Aku Amanah  - Aku Cerdas &#8211; Aku Cermat</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>WORKSHOP CERDAS FINANSIAL</strong><br />
How to use Financial Quotient in your everyday life……<br />
To be more successful, happier and to prepare for a better future</p>
<p>Fasilitator : Eko P. Pratomo (penulis buku FQ dan praktisi Investasi)<br />
Palgunadi T. Setyawan (life motivator dan inspirator)<br />
Elsa Febiola Aryanti (financial  planner)<br />
<span id="more-631"></span><br />
Waktu dan tempat :<br />
Selasa, 3 Agustus 2010, Pukul 08.00 – 17.00 WIB<br />
Universitas Paramadina, The Energy bldng Lt. 22 SCBD Lot 11A Jakarta Selatan</p>
<p>Manfaat yang akan anda dapatkan :<br />
a.        Menikmati hidup dengan Kecerdasan Spiritual Finansial<br />
b.       Kemampuan mendiagnosa kesehatan keuangan<br />
c.        Pengelolaan keuangan yang inspiratif dan aplikatif<br />
d.       Cara cerdas berinvestasi<br />
e.       Sukses menerapkan pola “controlled pain” dalam mendidik anak<br />
f.         Keluar dari “kemelut  hutang”<br />
g.        Mempersiapkan masa pensiun yang indah dan bermakna<br />
h.       Mewujudkan kehidupan bahagia dunia dan akhirat</p>
<p>Peserta :<br />
Eksekutif muda, profesional, pengusaha, pasangan suami istri, calon pengantin, mahasiswa, pelajar dan individu yang ingin mengelola keuangan untuk mewujudkan masa depannya yang lebih baik.</p>
<p>Investasi :<br />
Rp. 1.500.000/ 2 orang (pasangan)<br />
Rp. 1.000.000/ orang</p>
<p>Early bird registration (sampai 28 Juli 2010)<br />
Rp. 1.000.000/ 2 orang (pasangan)<br />
Rp. 750.000/ orang</p>
<p>Workshop preview:<br />
Selasa – 20, 27 Juli 2010 (Pukul 12.00 – 14.00) &amp; Sabtu – 31 Juli 2010 (Pukul 09.30 – 11.30)<br />
Universitas Paramadina, The Energy bldng Lt. 22, SCBD Lot 11A Jakarta Selatan<br />
Fee: Rp. 100.000/ orang (Incl. buku FQ dan lunch)</p>
<p>Informasi dan pendaftaran :<br />
Hijrah Institute :<br />
Pusat Niaga Duta Mas Fatmawati Blok D2 No. 9-10<br />
Jl.  RS. Fatmawati No. 39 Jakarta Selatan 12150<br />
Phone       : 021 – 720 8936<br />
Mobile      : 021 – 6064 0572 (Karim) *available for weekend registration too*<br />
Website    : <a href="http://www.hijrahinstitute.com/" target="_blank">www.hijrahinstitute.com</a><br />
e-mail        : <a href="mailto:info@hijrahinstitute.com" target="_blank">info@hijrahinstitute.com</a></p>
<p>Universitas Paramadina :<br />
Website    : <a href="http://www.paramadina.ac.id/" target="_blank">www.paramadina.ac.id</a><br />
Mobile      : 0856 9444 6628 (Fiqie)</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.metasoft.co.id"><img class="size-full wp-image-633 aligncenter" title="MyFamily Accounting" src="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/mfa-logo9.jpg?w=500" alt="Manage your Personal Finance Simple &amp; Easy"   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/myfamilyaccounting.wordpress.com/631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/myfamilyaccounting.wordpress.com/631/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/myfamilyaccounting.wordpress.com/631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/myfamilyaccounting.wordpress.com/631/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/myfamilyaccounting.wordpress.com/631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/myfamilyaccounting.wordpress.com/631/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/myfamilyaccounting.wordpress.com/631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/myfamilyaccounting.wordpress.com/631/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/myfamilyaccounting.wordpress.com/631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/myfamilyaccounting.wordpress.com/631/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/myfamilyaccounting.wordpress.com/631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/myfamilyaccounting.wordpress.com/631/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/myfamilyaccounting.wordpress.com/631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/myfamilyaccounting.wordpress.com/631/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=myfamilyaccounting.wordpress.com&amp;blog=1089420&amp;post=631&amp;subd=myfamilyaccounting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/18/cerdas-finansial-keinginan-atau-keharusan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/452b6132c44fe0fb49ec196c8f32f921?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">MyFamily Accounting</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/flyer-workshop-cerdas-finansial.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Flyer Workshop Cerdas Finansial</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/mfa-logo9.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">MyFamily Accounting</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar Menjadi Investor Kecil-Kecilan Yuk&#8230;</title>
		<link>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/17/belajar-menjadi-investor-kecil-kecilan-yuk/</link>
		<comments>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/17/belajar-menjadi-investor-kecil-kecilan-yuk/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Jul 2010 00:43:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MyFamily Accounting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kecerdasan Finansial]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Kiat Praktis]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://myfamilyaccounting.wordpress.com/?p=618</guid>
		<description><![CDATA[Selama ini kalau kita mendengar kata investasi, biasanya selalu harus dengan jumlah nominal uang yang besar yang bagi sebagian besar masyarakat Indonesia hanya bisa dilakukan oleh kalangan tertentu saja. Bila kita ingin mulai belajar berinvestasi, namun tidak punya dana dalam jumlah besar dan hanya mengandalkan sejumlah uang kecil dengan cara ketengan maka ternyata sekarang ada solusinya loh. Dari pengamatan kami ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=myfamilyaccounting.wordpress.com&amp;blog=1089420&amp;post=618&amp;subd=myfamilyaccounting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste" style="text-align:justify;">Selama ini kalau kita mendengar kata investasi, biasanya selalu harus dengan jumlah nominal uang yang besar yang bagi sebagian besar masyarakat Indonesia hanya bisa dilakukan oleh kalangan tertentu saja. Bila kita ingin mulai belajar berinvestasi, namun tidak punya dana dalam jumlah besar dan hanya mengandalkan sejumlah uang kecil dengan cara ketengan maka ternyata sekarang ada solusinya loh. Dari pengamatan kami ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan:</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align:justify;">
<ul>
<li><a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/05/18/langkah-praktis-menabung-berinvestasi-emas/">Berinvestasi emas</a>. Ya emas adalah salah satu sara inevestasi yang lumayan murah, dengan uang yang tidak terlalu besar. Mulai dari skala 300-ribuan kita sudah bisa membeli emas dalam bentuk koin/batangan.</li>
<li>Reksa dana. Ya ternyata reksa dana juga bisa dijadikan wahana investasi bagi investor kecil-kecilan. Cukup membuka rekening awal sekitar 1 juta, maka selanjutnya kita bisa berinvestasi rutin setiap bulan mulai dari 250-ribuan setiap bulan. Bahkan investasi rutin tersebut bisa dilakukan dengan cara meng-autodebet tabungan di bank Anda. Jadi bebas repot kan. Dan bila kita lihat lagi ternyata cara sepert ini bisa mengubah perilaku <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/05/01/kiat-menabung-bagi-penghasilan-pas-pasan/">menabung kita</a>, yang semula di bank sekarang beralih ke reksa dana.</li>
</ul>
</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align:justify;">Demikianlah dua contoh sarana investasi bagi Anda yang ingin mulai belajar investasi kecil-kecilan. Bisa jadi juga mungkin ada beberapa sarana investasi lain yang bisa digunakan, harap bisa membagi informasi lewat komentar tulisan ini. Terima kasih.</div>
<div style="text-align:center;"><a href="http://www.metasoft.co.id"><img class="alignnone size-full wp-image-619" title="MyFamily Accounting" src="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/mfa-logo5.jpg?w=500" alt="Manage your Personal Finance Easily &amp; Simple"   /></a></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/myfamilyaccounting.wordpress.com/618/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/myfamilyaccounting.wordpress.com/618/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/myfamilyaccounting.wordpress.com/618/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/myfamilyaccounting.wordpress.com/618/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/myfamilyaccounting.wordpress.com/618/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/myfamilyaccounting.wordpress.com/618/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/myfamilyaccounting.wordpress.com/618/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/myfamilyaccounting.wordpress.com/618/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/myfamilyaccounting.wordpress.com/618/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/myfamilyaccounting.wordpress.com/618/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/myfamilyaccounting.wordpress.com/618/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/myfamilyaccounting.wordpress.com/618/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/myfamilyaccounting.wordpress.com/618/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/myfamilyaccounting.wordpress.com/618/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=myfamilyaccounting.wordpress.com&amp;blog=1089420&amp;post=618&amp;subd=myfamilyaccounting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/17/belajar-menjadi-investor-kecil-kecilan-yuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/452b6132c44fe0fb49ec196c8f32f921?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">MyFamily Accounting</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/mfa-logo5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">MyFamily Accounting</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Memiliki Dana Darurat</title>
		<link>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/16/pentingnya-memiliki-dana-darurat/</link>
		<comments>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/16/pentingnya-memiliki-dana-darurat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jul 2010 01:46:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MyFamily Accounting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Kecerdasan Finansial]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Kiat Praktis]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://myfamilyaccounting.wordpress.com/?p=608</guid>
		<description><![CDATA[Pernah nggak mengalami suatu kejadian di mana dalam kurun waktu 1-2 hari kita harus menyiapkan sejumlah uang tunai untuk keperluan yang sangat mendesak? Atau misalnya tiba-tiba pencari nafkah utama harus kehilangan pekerjaan saat itu juga alias jobless? Kalau pernah apa yang Anda alami saat itu? Dana nya sudah tersedia atau bingung hendak pinjam/menjual barang apa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=myfamilyaccounting.wordpress.com&amp;blog=1089420&amp;post=608&amp;subd=myfamilyaccounting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/emergencyfunds_rf_120.jpg"><img class="size-full wp-image-610 alignleft" title="Emergency funds (© Comstock/PictureQuest)" src="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/emergencyfunds_rf_120.jpg?w=500" alt=""   /></a>Pernah nggak mengalami suatu kejadian di mana dalam kurun waktu 1-2 hari kita harus menyiapkan <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/05/19/rahasia-sukses-mengatur-keuangan-keluarga/">sejumlah uang tunai</a> untuk keperluan yang <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/09/kiat-mengatasi-perilaku-impulse-buying/">sangat mendesak</a>? Atau misalnya tiba-tiba pencari nafkah utama harus kehilangan pekerjaan saat itu juga alias <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/05/15/menghitung-dana-pensiun-asuransi-kematian-dan-pendidikan-keluarga/">jobless</a>? Kalau pernah apa yang Anda alami saat itu? Dana nya sudah tersedia atau bingung hendak pinjam/menjual barang apa agar terkumpul uang sejumlah tersebut? Atau bagaimana keluarga Anda bisa bertahan untuk mencukupi kebutuhan rutin setiap hari?<br />
Nah, kejadian singkat di atas adalah salah satu contoh dari kebutuhan dana yang mendadak atau darurat. Karena kita harus mengeluarkan sejumlah uang di luar perencanaan yang telah kita buat. Ditambah lagi jumlahnya lumayan besar, sehingga cukup mengganggu arus kas keuangan keluarga kita. Oleh karena itulah, dalam konsep dan praktek keuangan keluarga sering diajarkan bahwa setiap keluarga wajib memiliki dana darurat (emergency fund). Di mana dana ini dapat digunakan sewaktu-waktu kapan saja atau seketika. Sehingga kita dapat memenuhi kebutuhan darurat tersebut tanpa harus &#8220;berpusing ria&#8221; atau dengan terpaksa menjual satu atau dua aset/harta berharga yang kita miliki.<span id="more-608"></span><br />
Terus pertanyaannya, berapa kira-kira jumlah <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2008/06/14/membuat-apbk/">dana darurat</a> yang selayaknya kita siapkan? Pakar keuangan keluarga sering mengutarakan bahwa paling tidak kita bisa menyiapkan dana darurat yaitu setara dengan 3-6 kali pengeluaran rutin bulanan kita. Jadi misalnya pengeluaran rutin bulanan keluarga kita adalah Rp. 4.000.000, maka dana darurat yang perlu kita sediakan setiap saat adalah sebesar Rp. 12 juta &#8211; Rp. 24 juta. Mengapa demikian? Karena dengan harapan tentu saja bila dengan adanya dana darurat tersebut dapat membantu kita sbb:</p>
<ul>
<li style="text-align:justify;">Mengatasi kebutuhan dana yang sangat mendesak tersebut. Sehingga kalau sudah tersedia langsung bisa digunakan saat itu juga.</li>
<li style="text-align:justify;">Sebagai dana &#8220;talangan&#8221; selama kondisi pencari nafkah utama keluarga sedang jobless alias nganggur. Sehingga untuk beberapa bulan ke depan tetap bisa ternafkahi keluarganya sampai pencari nafkah bisa mendapatkan pekerjaan/sumber nafkah kembali.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Selanjutnya setelah tahu besar kebutuhan dana darurat, maka sebaiknya disimpan dimanakah dana tersebut? Karena sifatnya harus sangat likuid, maka sebaiknya Anda menyimpannya di <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/05/01/kiat-menabung-bagi-penghasilan-pas-pasan/">tabungan bank </a>yang ada ATM nya atau bisa juga deposito dengan term yang paling singkat atau bisa juga dalam bentuk <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/05/18/langkah-praktis-menabung-berinvestasi-emas/">emas batangan/koin</a>. Begitu pentingnya dana darurat ini, ada juga financial planner yang menyarankan sebelum Anda getol melakukan aktivasi investasi, maka pastikan <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/05/01/kiat-menabung-bagi-penghasilan-pas-pasan/">dana darurat</a> ini telah tersedia terlebih dahulu.</p>
<h6 style="text-align:justify;">Sumber gambar: http://moneycentral.msn.com/content/data/images/120/</h6>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.metasoft.co.id"><img class="size-full wp-image-611 aligncenter" title="Manage your Personal Finance Easily &amp; Simple" src="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/mfa-logo4.jpg?w=500" alt=""   /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/myfamilyaccounting.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/myfamilyaccounting.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/myfamilyaccounting.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/myfamilyaccounting.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/myfamilyaccounting.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/myfamilyaccounting.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/myfamilyaccounting.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/myfamilyaccounting.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/myfamilyaccounting.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/myfamilyaccounting.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/myfamilyaccounting.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/myfamilyaccounting.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/myfamilyaccounting.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/myfamilyaccounting.wordpress.com/608/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=myfamilyaccounting.wordpress.com&amp;blog=1089420&amp;post=608&amp;subd=myfamilyaccounting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/16/pentingnya-memiliki-dana-darurat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/452b6132c44fe0fb49ec196c8f32f921?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">MyFamily Accounting</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/emergencyfunds_rf_120.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Emergency funds (© Comstock/PictureQuest)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/mfa-logo4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Manage your Personal Finance Easily &#38; Simple</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jadi Pejabat Pun Harus Melek Finansial</title>
		<link>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/13/jadi-pejabat-pun-harus-melek-finansial/</link>
		<comments>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/13/jadi-pejabat-pun-harus-melek-finansial/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2010 02:57:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MyFamily Accounting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Kecerdasan Finansial]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://myfamilyaccounting.wordpress.com/?p=600</guid>
		<description><![CDATA[Undang-Undang Anti Korupsi yang berlaku saat ini sedikit banyak telah mengubah sekaligus menambah salah satu kewajiban seseorang yang akan menjadi pejabat negara maupun yang menduduki jabatan penting di lembaga-lembaga negara seperti Departemen Dinas, BUMN dan sebagainya. Syarat/kewajiban tersebut tambahan tersebut adalah melaporkan Kekayaan Pribadi nya. Ya, semua telah tertuang dalam UU tentang kewajiban membuat LHKPN [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=myfamilyaccounting.wordpress.com&amp;blog=1089420&amp;post=600&amp;subd=myfamilyaccounting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/kpk1.jpg"><img class="size-full wp-image-604 alignleft" title="kpk" src="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/kpk1.jpg?w=500" alt=""   /></a>Undang-Undang Anti Korupsi yang berlaku saat ini sedikit banyak telah mengubah sekaligus menambah salah satu kewajiban seseorang yang akan menjadi pejabat negara maupun yang menduduki jabatan penting di lembaga-lembaga negara seperti Departemen Dinas, BUMN dan sebagainya. Syarat/kewajiban tersebut tambahan tersebut adalah melaporkan Kekayaan Pribadi nya. Ya, semua telah tertuang dalam UU tentang kewajiban membuat LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara). Bila ingin tahu bagaimana format dan bentuk pengisian LHKPN dapat dapat diunduh langsung di situs <a href="http://www.kpk.go.id">KPK</a> atau <a href="http://www.anggaran.depkeu.go.id/web-lhkpn-list.asp">Kementerian Keuangan</a>.<br />
Bila kita perhatikan dengan seksama, ternyata item-item yang perlu diisi di LHKPN ada hal yang cukup penting dan ternyata familiar sama kita semua yang telah terbiasa mengatur dan mengelola keuangan pribadi/keluarga yaitu catatan kekayaan dan juga neraca keuangan keluarga. Karena di dalamnya sudah jelas isian-isian yang diminta seperti jumlah harta/aset bergerak dan tidak bergerak. Jumlah hutang jangka panjang dan jangka pendek, beserta jumlah anggota keluarga yang menjadi tanggungan. Akan tetapi ternyata dalam prakteknya tingkap kepatahuan para pejabat/calon pejabat dalam melaporkan LHKPN tidak begitu menggembirakan. Hal ini sering terlihat dengan lambatnya atau serint terlambatnya mereka dalam <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/06/01/menjadikan-personal-finance-mata-kuliah-wajib-di-perguruan-tinggi/">mengirimkan laporan ke KPK.</a> Kalau kita sering lihat di televisi mengenai pejabat yang melaporkan LHKPN itu hanya sebagian kecil yang kebetulan tepat waktu, selebihnya masuk dalam <a href="http://www.detiknews.com/read/2010/07/13/083531/1397960/10/kenapa-anggota-dpr-lambat-melapor-harta-kekayaan">daftar yang terlambat</a>. <span id="more-600"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Begitu pula masalah <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/05/28/inilah-materi-wajib-kecerdasan-finansial-yang-harus-kita-kuasai-2/">kemampuan mengisi LHKPN</a> dengan baik dan benar ini juga sepertinya masih menjadi kendala. Masih ingat dengan mantan MenkehHAM waktu dulu yang sempat mengaku bingung mengisi LHKPN. Kami pikir hal serupa tentu dialami dengan pejabat lainnya. Hal ini tentu sangat dimaklumi, karena mereka tidak terbiasa dan belum menguasai pengelolaan keuangan pribadi/keluarga secara teknis. Oke mungkin banyak yang beralasan, mereka kan terlalu sibuk dan sudah pasti lah asisten mereka yang akan mengisi dan menyiapkan itu semua. Kalau memang sebatas memenuhi kewajiban LHKPN kami pikir masih masuk akal.<br />
Namun, pesan moral dari tulisan ini adalah ternyata untuk seorang pejabat negara pun kemampuan dalam melek keuangan dengan membuat laporan kekayaan pribadi pun sangat dibutuhkan. Sedangkan laporan yang dibuat adalah hasil akumulasi dari histori pencatatan transaksi finansial pribadi/keluarga yang selama ini dilakukan bukan?<br />
Oleh karena itu mau jadi pejabat pun ternyata mesti paham atau <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/05/26/bijak-mengatur-tagihan-rutin-rumah-tangga/">melek duit</a> loh&#8230;. Dan selayaknya juga begitu bagi setiap orang yang sudah setiap hari berurusan dengan uang. Baik yang bekerja/berusaha mencari uang maupun yang sedang menghabiskan uang.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.metasoft.co.id"><img class="size-full wp-image-602 aligncenter" title="Software Keuangan Keluarga Pertama di Indonesia!" src="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/mfa-logo3.jpg?w=500" alt=""   /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/myfamilyaccounting.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/myfamilyaccounting.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/myfamilyaccounting.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/myfamilyaccounting.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/myfamilyaccounting.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/myfamilyaccounting.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/myfamilyaccounting.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/myfamilyaccounting.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/myfamilyaccounting.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/myfamilyaccounting.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/myfamilyaccounting.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/myfamilyaccounting.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/myfamilyaccounting.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/myfamilyaccounting.wordpress.com/600/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=myfamilyaccounting.wordpress.com&amp;blog=1089420&amp;post=600&amp;subd=myfamilyaccounting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/13/jadi-pejabat-pun-harus-melek-finansial/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/452b6132c44fe0fb49ec196c8f32f921?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">MyFamily Accounting</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/kpk1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kpk</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/mfa-logo3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Software Keuangan Keluarga Pertama di Indonesia!</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mari Menghitung Kebutuhan Asuransi Jiwa Anda</title>
		<link>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/11/mari-menghitung-kebutuhan-asuransi-jiwa-anda/</link>
		<comments>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/11/mari-menghitung-kebutuhan-asuransi-jiwa-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jul 2010 21:35:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MyFamily Accounting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Kecerdasan Finansial]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Kiat Praktis]]></category>
		<category><![CDATA[MyFamily Accounting]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://myfamilyaccounting.wordpress.com/?p=595</guid>
		<description><![CDATA[Melanjutkan tulisan kami sebelumnya, maka pada tulisan kali ini kami akan berbagi kiat bagaimana menghitung besaran uang pertanggungan (UP) yang idealnya Anda persiapkan. Asuransi Jiwa adalah salah satu bentuk proteksi wajib yang dimiliki oleh seseorang terutama kepala keluarga yang menjadi tulang punggung utama pencari nafkah bagi keluarganya. Bila Anda termasuk hal demikian, maka Anda wajib [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=myfamilyaccounting.wordpress.com&amp;blog=1089420&amp;post=595&amp;subd=myfamilyaccounting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/life-insurance3.jpg"><img class="size-full wp-image-597 alignleft" title="life-insurance3" src="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/life-insurance3.jpg?w=500" alt=""   /></a>Melanjutkan <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/05/apa-saja-sih-asuransi-yang-wajib-dimiliki-keluarga/">tulisan kami sebelumnya</a>, maka pada tulisan kali ini kami akan berbagi kiat bagaimana menghitung besaran uang pertanggungan (UP) yang idealnya Anda persiapkan. Asuransi Jiwa adalah salah satu bentuk proteksi wajib yang dimiliki oleh seseorang terutama kepala keluarga yang menjadi tulang punggung utama pencari nafkah bagi<br />
keluarganya. Bila Anda termasuk hal demikian, maka Anda wajib diasuransikan! Mengapa? Karena tentu saja untuk menyiapkan diri Anda dan keluarga Anda bila nasib membawa Anda pada kondisi terburuk yaitu meninggal. Dalam artian Anda sebagai tulang punggung nafkah keluarga meninggal di saat istri dan anak-anak Anda masih dalam tanggungan Anda. Sehingga bila Anda meninggal maka suramlah <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2007/05/15/dasar-dasar-manajemen-keuangan-keluarga-profesional-2/">kondisi keuangan</a> dan pencari nafkah anak istri Anda. Bayangkan bagaimana masa depan finansial keluarga Anda kelak, jatuh ke jurang kemiskinan adalah suatu hal yang semakin nyata bagi keluarga yang Anda tinggalkan.<br />
Nah, kalau demikian selanjutnya bagaimana cara kita menentukan uang pertanggungannya? Kita lihat kembali manfaat dan tujuan adanya Uang Pertanggungan adalah sebenarnya sebagai &#8220;peninggalan&#8221; atau bentuk tanggung jawab Anda untuk keluarga yang ditinggalkan. Dengan maksud agar mereka tetap dapat bisa &#8220;dinafkahi&#8221; oleh &#8220;peninggalan&#8221; Anda tersebut melalui Uang Pertanggungan dalam jangka waktu tertentu, yang paling tidak sampai dirasa mereka yang ditinggalkan sudah mampu mandiri <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2007/05/14/dasar-dasar-manajemen-keuangan-keluarga-profesional-1/">mencari nafkah</a>.<span id="more-595"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam kondisi ini beberapa pakar keuangan merekomendasikan paling tidak uang pertanggungan tersebut mampu menafkahi keluarga Anda selama 10 tahun ke depan. Jadi misalnya rata-rata pengeluaran bulanan keluarga Anda misalnya adalah Rp. 3.000.000 maka paling tidak Uang Pertanggungan asuransi jiwa yang Anda butuhkan adalah sebesar Rp. 360.000.000.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi Anda yang tidak mau repot mengkalkulasi manual, maka dapat mennggunakan <a href="http://www.metasoft.co.id/index.php?option=product&amp;action=features">software MyFamily Accounting.</a> Di aplikasi ini selain dapat <a href="http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/05/15/menghitung-dana-pensiun-asuransi-kematian-dan-pendidikan-keluarga/">mengkalkulasi Asuransi Jiwa</a> juga dapat mengkalkulasi kebutuhan dana Pensiun dan Pendidikan Anak. Semua serba otomatis dan ada ilustrasi berupa grafik yang menarik.</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, setelah mendapatkan jumlah kebutuhan Uang Pertanggungan selanjutnya Anda tinggal menseleksi kemudian memilih salah satu dari produk-produk asuransi jiwa yang ada. Dari banyak pilihan yang tersedia Anda akan dapat memilih mana yang lebih tepat buat kebutuhan Anda beserta uang premi asuransi nya. Selamat menghitung dan memilih asuransi jiwa&#8230;.</p>
<h6 style="text-align:justify;">Sumber gambar: http://insurances4all.com</h6>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.metasoft.co.id"><img class="size-full wp-image-596 aligncenter" title="Software Keuangan Keluarga Pertama di Indonesia!" src="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/mfa-logo2.jpg?w=500" alt=""   /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/myfamilyaccounting.wordpress.com/595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/myfamilyaccounting.wordpress.com/595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/myfamilyaccounting.wordpress.com/595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/myfamilyaccounting.wordpress.com/595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/myfamilyaccounting.wordpress.com/595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/myfamilyaccounting.wordpress.com/595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/myfamilyaccounting.wordpress.com/595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/myfamilyaccounting.wordpress.com/595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/myfamilyaccounting.wordpress.com/595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/myfamilyaccounting.wordpress.com/595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/myfamilyaccounting.wordpress.com/595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/myfamilyaccounting.wordpress.com/595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/myfamilyaccounting.wordpress.com/595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/myfamilyaccounting.wordpress.com/595/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=myfamilyaccounting.wordpress.com&amp;blog=1089420&amp;post=595&amp;subd=myfamilyaccounting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://myfamilyaccounting.wordpress.com/2010/07/11/mari-menghitung-kebutuhan-asuransi-jiwa-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/452b6132c44fe0fb49ec196c8f32f921?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">MyFamily Accounting</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/life-insurance3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">life-insurance3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://myfamilyaccounting.files.wordpress.com/2010/07/mfa-logo2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Software Keuangan Keluarga Pertama di Indonesia!</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
