Salah Kaprah Tentang Manajemen Keuangan Keluarga

Tadi pagi saya mempromosikan blog ini kepada rekan-rekan dosen Teknik Informatika UAD. Ada tanggapan unik yang membuat saya agak mengerutkan kening karena ada yang mengatakan bahwa “… wah kalo bu Anu kan udah kaya, jadi gak perlu dong manajemen keuangan keluarga..!“. Nah lho, bagaimana ini, saya baru sadar Manajemen Keuangan Keluarga masih belum disadari oleh kebanyakan orang, karena saya menganggap tanggapan rekan dosen tersebut mewakili kebanyakan masyarakat di Indonesia.

Bisa saya simpulkan sedikit dari tanggapan tersebut adalah sbb :

  • Manajemen keuangan keluarga tidak diperlukan oleh keluarga yang sudah kaya, berarti hanya diperlukan bagi keluarga yang sedang tumbuh (grow up), menengah dan miskin.
  • Yang penting adalah mengejar pendapatan sebanyak-banyaknya sehingga bisa membelanjakan segala keperluan keluarga.

Di sinilah yang menjadi keprihatinan saya, karena perlu saya terangkan di sini manajemen keuangan keluarga itu dibutuhkan oleh siapa saja, keluarga siapa saja agar bisa :

  • Menganggarkan pendapatan & pengeluaran sehingga setiap pendapatan dan pengeluaran bisa diatur dan diukur karena sudah ada perencanaan sebelumnya.
  • Memiliki indikator-indikator yang bisa menunjukkan berbagai informasi keuangan keluarga kita saat ini. Misalnya tingkat pertumbuhan harta kekayaan bersih keluarga dari tahun ke tahun, tingkat kebocoran pengeluaran yang melebihi yang dianggarkan.
  • Bisa mengukur seberapa besar uang yang harus kita peroleh agar bisa mencapai tujuan finansial untuk jangka panjang misalnya memasukkan anak ke perguruan tinggi, naik haji, membangun rumah, dsb.
  • dsb

Semuanya itu akan sangat mudah dilakukan bila menerapkan manajemen keuangan keluarga. Saya juga punya keyakinan masih banyak juga yang beranggapan bahwa menerapkan manajemen keuangan keluarga secara profesional cukup rumit dan menyita waktu, karena harus banyak mencatat-catat, mengumpulkan bukti-bukti transaksi, dan segala kegiatan yang masih agak aneh dilakukan oleh kebanyakan keluarga di Indonesia. Untuk itulah kehadiran produk software kami MyFamily Accounting akan sangat membantu para keluarga dalam mengelola keuangan keluarganya, baik yang sudah pernah menerapkan secara konvensional, yang berencana menerapkan, yang sedang belajar, bahkan yang sama sekali tidak mengerti tentang manajemen keuangan keluarga.

About MyFamily Accounting

Blog ini didedikasikan khusus untuk membahas lengkap tentang pengelolaan keuangan keluarga secara profesional. Selain itu juga dibahas juga produk software/piranti lunak MyFamily Accounting asli buatan anak negeri yang sangat membantu dan memudahkan seluruh keluarga dalam mengelola keuangan keluarganya. Sehingga hadirnya blog ini selain memberikan ilmu tentang manajemen keuangan keluarga, juga ada alat pendukung dalam praktek mengelola keuangan keluarga tersebut. Unduh aplikasinya di https://myfamilyaccounting.wordpress.com/2015/06/01/myfamily-accounting-kini-tersedia-gratis/ Semoga literasi finansial masyarakat Indonesia terus dan semakin meningkat..! Terima kasih Email : ardian2007@gmail.com
This entry was posted in Fenomena, Kecerdasan Finansial, Keuangan Keluarga. Bookmark the permalink.

11 Responses to Salah Kaprah Tentang Manajemen Keuangan Keluarga

  1. Pingback: Jangan Mimpi Jadi Kaya Kalau Tidak Bisa Mengelola Keuangan Keluarga « MyFamily Accounting

  2. herman says:

    Saya sangat tertarik dengan risalah anda mengenai MANAGEMENT KEUANGAN KELUARGA.
    Kalau boleh saya minta copian risalah anda yang lengkap ( kalau bisa copian software/ text nya ).
    Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan TERIMAKASIH

    HERMAN : myteten@yahoo.com

    Like

  3. MFA-WP says:

    #herman
    Kalo risalah lengkapnya silahkan bapak lihat di blog ini. Untuk software nya silahkan download di http://www.metasoft.co.id.

    Like

  4. Perdana Wahyu S says:

    Cukup menarik, namun bagaimana cara mendapatkan software keuangan keluarga tsb?

    Like

  5. MFA-WP says:

    #Perdana Wahyu S
    Silahkan bapak download di http://www.metasoft.co.id

    Like

  6. Yohanes Octaverry says:

    http://www.metasoft.co.id tidak bisa dibuka pak …
    selalu ada pesan …..

    Bandwidth Limit Exceeded
    The server is temporarily unable to service your request due to the site owner reaching his/her bandwidth limit. Please try again later.

    Like

  7. MFA-WP says:

    #Yohanes Octaverry
    Mohon maaf karena membludaknya yg mendownload mengakibatkan bandwidth kami overlimit. Untuk sementara MyFamily Accounting Versi Beta 0.9.1 dapat didownload di http://ardi.tif.uad.ac.id/download/mfabeta091.zip. Lihat berita selengkapnya di https://myfamilyaccounting.wordpress.com/2007/08/22/pengalihan-sementara-download-myfamily-accounting-versi-beta-091/

    Like

  8. Pingback: My Blog » Blog Archive » Jangan Mimpi Jadi Kaya Kalau Tidak Bisa Mengelola Keuangan Keluarga

  9. MASUM says:

    saya sangat tertarik dengan tulisan ini, hanya saja masih belum aplikatif. artinya, jika saya adalah sebuah keluarga muda dan ingin merencanakan keuangan keluarga, tahapan, langkah-langkah, cara atau metode apa yang harus dilakukan. terima kasih.
    sekedar info, saya adalah seorang petani yang penghasilannya tidak tetap, musiman. selain itu, pendapatan saya juga bukan hanya berupa uang tunai, tapi hasil pekarangan / kebun yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur. misalnya cabai, daun katuk, pepaya, pisang yang semua ditanam di pekarangan rumah saya.
    demikian, terima kasih.

    Like

  10. eny says:

    bagus bgt ya,

    Like

  11. budiono says:

    bagus

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s