Terjebak Mitos Bisnis Modal Dengkul dan Bisnis Tanpa Resiko

Sudah tidak terhitung lagi kita membaca, mendengar atau melihat istilah “Sukses Berbisnis Modal Dengkul” atau “Sukses Bisnis Modal Nol” yang mana biasanya menceritakan kesuksesan seorang pengusaha yang memulai bisnis dari NOL tanpa modal apa-apa. Terus terang sebagai orang yang sedang merintis bisnis saya tergelitik dan sedikit “terusik” dengan istilah ini. Karena, bila konsep ini ditelan mentah-mentah oleh para anak muda, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi “sedikit terjebak” bila istilah ini benar-benar mereka terapkan.
Terus terang bagi yang belum pernah menjalankan bisnis sama sekali dan ingin membangun bisnis, ketahuilah bahwa jangan menelan istilah tersebut mentah-mentah! Karena itu hanyalah sebuah istilah filosofis yang bertujuan membangunkan semangat untuk berwirausaha. Jadi bukan artinya kita bisa mendirikan bisnis tanpa modal sama sekali!
Makna sebenarnya yang ingin disampaikan adalah bahwa, bisnis bisa didirikan hanya dengan modal “sekedarnya” atau minimal dan berarti tetap memerlukan modal bukan?
Coba bayangkan bila istilah tersebut kita terapkan, misalnya ada seorang pengusaha sukses mengatakan bahwa dulu ia berhasil menyewa sebuah gedung untuk usaha dengan di bayar belakangan setelah ada uang. Nah, dari sini bisa kita lihat, pertama untuk menuju ke tempat tersebut tentu butuh transportasi misalnya naik kendaraan pribadi, kalau tidak punya kendaraan umum. Tentu saja untuk membayar ongkos kita butuh UANG yang berarti tetap butuh modal bukan?
Contoh lain kalau kita ingin melakukan negosiasi dengan calon investor atau pun kita ingin menjual barang kita ke calon konsumen. Tetap saja yang namanya entertainment cost (baca: biaya-biaya kecil dan atau tak terduga) tetap dibutuhkan. Nah hal-hal seperti itu lah yang tetap membutuhkan MODAL.
Selain itu bagi yang sering membaca peluang usaha di surat kabar tentu sering kita jumpai iklan-iklan peluang bisnis yang menjanjikan tanpa kerja keras dan bahkan tanpa resiko! Hati-hatilah bila Anda tertarik dan ingin mengikuti bisnis seperti ini, karena bisa jadi itu hanyalah marketing gimmick, yang bertujuan hanya untuk menarik perhatian sekejap saja. Hakikat sebuah bisnis itu adalah adanya produk/jasa yang dijual atau ditawarkan, adanya usaha untuk memasarkan dan menjualnya. Sehingga dari sana barulah kita mendapat kompensasi berupa penghasilan usaha.
Kalau kita perhatikan semua proses yang dilakukan selalu memerlukan yang namanya kerja keras dan juga tetap dibayang-bayangi dengan resiko, bisa jadi rugi atau barang/jasa tidak laku dan resiko dalamb bentuk-bentuk yang lain.
Jadi intinya, kembalilah kita selalu mengingatkan diri bahwa di dunia ini tidak ada kesuksesan bisnis yang jatuh dari langit, semua tetap butuh proses (organic growth) mulai dari kecil, menengah hingga besar. Begitu pula semuanya butuh MODAL, walau modal ini tidak diasosiakan uang semata, begitu pula tidak ada bisnis yang tidak punya resiko, semua pasti ada resikonya.
*****

Update

Pada tanggal 1 Januari 2017 MyFamily Accounting akan merilis versi private beta yang bisa digunakan di web dan Android. Versi terbaru ini akan tetap sepenuhnya gratis tanpa dikenakan biaya apapun!

Segera daftarkan diri Anda sebagai salah satu dari 5000 pengguna eksklusif pertama dengan memasukkan email pada form di bawah ini:

Advertisements

About MyFamily Accounting

Blog ini didedikasikan khusus untuk membahas lengkap tentang pengelolaan keuangan keluarga secara profesional. Selain itu juga dibahas juga produk software/piranti lunak MyFamily Accounting a.k.a Cashoop asli buatan anak negeri yang sangat membantu dan memudahkan seluruh keluarga dalam mengelola keuangan keluarganya. Sehingga hadirnya blog ini selain memberikan ilmu tentang manajemen keuangan keluarga, juga ada alat pendukung dalam praktek mengelola keuangan keluarga tersebut. Langsung coba aplikasi versi Web & Android secara gratis di www.cashoop.com. Semoga literasi finansial masyarakat Indonesia terus dan semakin meningkat..! Terima kasih Email : ardian2007@gmail.com
This entry was posted in Bisnis, Curhat, Entrepreneurship, Fenomena, Keuangan, Opini. Bookmark the permalink.

4 Responses to Terjebak Mitos Bisnis Modal Dengkul dan Bisnis Tanpa Resiko

  1. Setuju pak dengan ulasannya,tetapi menurut saya landasan filosopi itu penting.Dan walaupun seseorang menelan mentah-mentah slogan “modal dengkul” maka dengan begitu nantinya justru akan memberikan pengalaman yang berharga.Tapi saya rasa memang bisa usaha dengan modal dengkul.Hanya ada faktor “asal” yang musti di jalankan…..btw..Thank atas pencerahannya.

    Like

  2. salam sukses kawan..info yang bermanfaat

    Like

  3. kikih says:

    usaha yang diniatkan lalu dijalankan itulah yang sekiranya mulai usaha dari nol atau modal dengkul karena kita berniat itu harus diikuti dengan pekerjaan suatu perkara

    Like

  4. Setiap usaha memang harus ada modal, tapi tidak melulu dengan uang dengan jumlah yg banyak. Nice Article…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s