Jadi Pejabat Pun Harus Melek Finansial

Undang-Undang Anti Korupsi yang berlaku saat ini sedikit banyak telah mengubah sekaligus menambah salah satu kewajiban seseorang yang akan menjadi pejabat negara maupun yang menduduki jabatan penting di lembaga-lembaga negara seperti Departemen Dinas, BUMN dan sebagainya. Syarat/kewajiban tersebut tambahan tersebut adalah melaporkan Kekayaan Pribadi nya. Ya, semua telah tertuang dalam UU tentang kewajiban membuat LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara). Bila ingin tahu bagaimana format dan bentuk pengisian LHKPN dapat dapat diunduh langsung di situs KPK atau Kementerian Keuangan.
Bila kita perhatikan dengan seksama, ternyata item-item yang perlu diisi di LHKPN ada hal yang cukup penting dan ternyata familiar sama kita semua yang telah terbiasa mengatur dan mengelola keuangan pribadi/keluarga yaitu catatan kekayaan dan juga neraca keuangan keluarga. Karena di dalamnya sudah jelas isian-isian yang diminta seperti jumlah harta/aset bergerak dan tidak bergerak. Jumlah hutang jangka panjang dan jangka pendek, beserta jumlah anggota keluarga yang menjadi tanggungan. Akan tetapi ternyata dalam prakteknya tingkap kepatahuan para pejabat/calon pejabat dalam melaporkan LHKPN tidak begitu menggembirakan. Hal ini sering terlihat dengan lambatnya atau serint terlambatnya mereka dalam mengirimkan laporan ke KPK. Kalau kita sering lihat di televisi mengenai pejabat yang melaporkan LHKPN itu hanya sebagian kecil yang kebetulan tepat waktu, selebihnya masuk dalam daftar yang terlambat.

Begitu pula masalah kemampuan mengisi LHKPN dengan baik dan benar ini juga sepertinya masih menjadi kendala. Masih ingat dengan mantan MenkehHAM waktu dulu yang sempat mengaku bingung mengisi LHKPN. Kami pikir hal serupa tentu dialami dengan pejabat lainnya. Hal ini tentu sangat dimaklumi, karena mereka tidak terbiasa dan belum menguasai pengelolaan keuangan pribadi/keluarga secara teknis. Oke mungkin banyak yang beralasan, mereka kan terlalu sibuk dan sudah pasti lah asisten mereka yang akan mengisi dan menyiapkan itu semua. Kalau memang sebatas memenuhi kewajiban LHKPN kami pikir masih masuk akal.
Namun, pesan moral dari tulisan ini adalah ternyata untuk seorang pejabat negara pun kemampuan dalam melek keuangan dengan membuat laporan kekayaan pribadi pun sangat dibutuhkan. Sedangkan laporan yang dibuat adalah hasil akumulasi dari histori pencatatan transaksi finansial pribadi/keluarga yang selama ini dilakukan bukan?
Oleh karena itu mau jadi pejabat pun ternyata mesti paham atau melek duit loh…. Dan selayaknya juga begitu bagi setiap orang yang sudah setiap hari berurusan dengan uang. Baik yang bekerja/berusaha mencari uang maupun yang sedang menghabiskan uang.

*****


Update

Pada tanggal 1 Januari 2017 MyFamily Accounting akan merilis versi private beta yang bisa digunakan di web dan Android. Versi terbaru ini akan tetap sepenuhnya gratis tanpa dikenakan biaya apapun!

Segera daftarkan diri Anda sebagai salah satu dari 5000 pengguna eksklusif pertama dengan memasukkan email pada form di bawah ini:

Advertisements

About MyFamily Accounting

Blog ini didedikasikan khusus untuk membahas lengkap tentang pengelolaan keuangan keluarga secara profesional. Selain itu juga dibahas juga produk software/piranti lunak MyFamily Accounting a.k.a Cashoop asli buatan anak negeri yang sangat membantu dan memudahkan seluruh keluarga dalam mengelola keuangan keluarganya. Sehingga hadirnya blog ini selain memberikan ilmu tentang manajemen keuangan keluarga, juga ada alat pendukung dalam praktek mengelola keuangan keluarga tersebut. Langsung coba aplikasi versi Web & Android secara gratis di www.cashoop.com. Semoga literasi finansial masyarakat Indonesia terus dan semakin meningkat..! Terima kasih Email : ardian2007@gmail.com
This entry was posted in Curhat, Fenomena, Kecerdasan Finansial, Keuangan, Keuangan Keluarga, Opini. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s