Belajar Menjadi Investor Kecil-Kecilan Yuk…

Selama ini kalau kita mendengar kata investasi, biasanya selalu harus dengan jumlah nominal uang yang besar yang bagi sebagian besar masyarakat Indonesia hanya bisa dilakukan oleh kalangan tertentu saja. Bila kita ingin mulai belajar berinvestasi, namun tidak punya dana dalam jumlah besar dan hanya mengandalkan sejumlah uang kecil dengan cara ketengan maka ternyata sekarang ada solusinya loh. Dari pengamatan kami ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan:
  • Berinvestasi emas. Ya emas adalah salah satu sara inevestasi yang lumayan murah, dengan uang yang tidak terlalu besar. Mulai dari skala 300-ribuan kita sudah bisa membeli emas dalam bentuk koin/batangan.
  • Reksa dana. Ya ternyata reksa dana juga bisa dijadikan wahana investasi bagi investor kecil-kecilan. Cukup membuka rekening awal sekitar 1 juta, maka selanjutnya kita bisa berinvestasi rutin setiap bulan mulai dari 250-ribuan setiap bulan. Bahkan investasi rutin tersebut bisa dilakukan dengan cara meng-autodebet tabungan di bank Anda. Jadi bebas repot kan. Dan bila kita lihat lagi ternyata cara sepert ini bisa mengubah perilaku menabung kita, yang semula di bank sekarang beralih ke reksa dana.
Demikianlah dua contoh sarana investasi bagi Anda yang ingin mulai belajar investasi kecil-kecilan. Bisa jadi juga mungkin ada beberapa sarana investasi lain yang bisa digunakan, harap bisa membagi informasi lewat komentar tulisan ini. Terima kasih.
*****

Update

Pada tanggal 1 Januari 2017 MyFamily Accounting akan merilis versi private beta yang bisa digunakan di web dan Android. Versi terbaru ini akan tetap sepenuhnya gratis tanpa dikenakan biaya apapun!

Segera daftarkan diri Anda sebagai salah satu dari 5000 pengguna eksklusif pertama dengan memasukkan email pada form di bawah ini:


About MyFamily Accounting

Blog ini didedikasikan khusus untuk membahas lengkap tentang pengelolaan keuangan keluarga secara profesional. Selain itu juga dibahas juga produk software/piranti lunak MyFamily Accounting asli buatan anak negeri yang sangat membantu dan memudahkan seluruh keluarga dalam mengelola keuangan keluarganya. Sehingga hadirnya blog ini selain memberikan ilmu tentang manajemen keuangan keluarga, juga ada alat pendukung dalam praktek mengelola keuangan keluarga tersebut. Unduh aplikasinya di https://myfamilyaccounting.wordpress.com/2015/06/01/myfamily-accounting-kini-tersedia-gratis/ Semoga literasi finansial masyarakat Indonesia terus dan semakin meningkat..! Terima kasih Email : ardian2007@gmail.com
This entry was posted in Curhat, Investasi, Kecerdasan Finansial, Keuangan Keluarga, Kiat Praktis, Opini. Bookmark the permalink.

13 Responses to Belajar Menjadi Investor Kecil-Kecilan Yuk…

  1. Pingback: Memahami Investasi Yuk… « MyFamily Accounting

  2. Pingback: Mengenal Produk Finansial: Deposito « MyFamily Accounting

  3. waletta says:

    saya ingin belajar menjadi investor suatu usaha teman saya dan dia sebagai pengelolanya, bisa tlg beri saya penjelasan sederhana tentang hak dan kewajiban investor dan pengelolanya?trima kasih..

    Like

    • @waletta
      Ada banyak pilihan kerjasama dengan berinvestasi kepada usaha milik teman Anda:

      1. Anda hanya mendapatkan profit bila untung dan ikut rugi bila usahanya merugi. Tapi konsekuensinya Anda terlibat dalam operasional keseharian usaha teman Anda tersebut. Biasanya persentase profitnya lebih besar.

      2. Investor murni. Artinya anda tidak terlibat dalam operasional usaha teman Anda. Untung atau rugi Anda akan tetap mendapatkan profit (mirip bank). Tetapi persentase profitnya lebih kecil.

      Like

    • @waletta
      Ada banyak pilihan kerjasama dengan berinvestasi kepada usaha milik teman Anda:

      1. Anda hanya mendapatkan profit bila untung dan ikut rugi bila usahanya merugi. Tapi konsekuensinya Anda terlibat dalam operasional keseharian usaha teman Anda tersebut. Biasanya persentase profitnya lebih besar.

      2. Anda tidak terlibat dalam operasional usaha teman Anda. Untung atau rugi Anda akan tetap mendapatkan profit (mirip bank). Tetapi persentase profitnya lebih kecil.

      Like

  4. wm says:

    reksadana oke nggak untuk tabungan di masa pensiun ntar

    Like

  5. Yulita says:

    Tolong bahas tentang reksadana lebih lengkap lg,mis:ambil reksadana pendapatan tetap,apakah hasilnya ditransfer ke rekening kita???

    Like

  6. Dicki Irfan says:

    mau tanya kalau misalnya bapak menjadi investor pada usaha saya (saya baru mulai usaha kontraktor bangunan) kira kira berapa yang harus saya berikan sebagai jasanya apabila bapak ikut terjun langsung dan apabila hanya menyetorkan dananya saja untuk modal kerja saya. terima kasih

    Like

  7. Pingback: Investasi ? « Psi4success’s Weblog

  8. Pingback: Apa Sih Investasi? | Keuangankeluargamuslim’s Blog

  9. Aank says:

    Saya tengah belajar berbisnis dengan membuka beberapa jenis usaha makanan, modal yang saya dapatkan sebagian besar adalah dari hasil investor yang mempercayakan uangnya kpd saya utk di kelola… menuut saya brinvestasi dengan para pengusaha kecil juga merupakan investasi awal yang di rasa cukup menguntungan, asal saja kita yakin terhadap orang yang kita beri amanah utk mengelola uang kita tsb….

    Like

  10. parulian simanjuntak says:

    saya ingin investasi tanah lahan perkebunan, apakah dengan cara mengagunkan sertifikat lahan yang sudah jadi untuk menambah lahan merupakan cara yang tepat?. Dan tolong beritahu saya apa untung rugi dari rate, efektif dan anuitas, dan mana yang paling tepat.

    Like

  11. Pingback: Peneliti Tidak Pantas Hidup Miskin | MyFamily Accounting

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s