Memahami Investasi Yuk…

Investasi, sebuah kata yang sudah biasa kita dengar sehari-hari. Sebuah kata yang selalu berkaitan erat dengan uang. Sebuah kata yang sering dimaknai sebagai hasil yang kelak atau diperoleh dari sebuah keputusan finansial masa lalu. Akan tetapi bagi sebagian besar masyarakat kita investasi masih sebatas kata-kata indah dalam finansial namun masih jarang yang menjadikan investasi sebagai kebiasaan/perilaku.
Secara umum investasi sebenarnya bentuk lebih canggih daripada kebiasaan lain yaitu menabung. Menabung lebih kepada menyimpan sejumlah uang secara rutin tanpa motivasi untuk memiliki imbal hasil dari tabungan. Hanya sebatas agar kelak nanti bisa mengumpulkan sejumlah besar uang untuk kebutuhan masa depan.
Sedangkan investasi memiliki motivasi yang lebih dari hanya sekedar menabung. Investasi dijadikan kendaraan bagi kita atau sering disebut investor sebagai alat agar uang/aset yang telah ditanamkan/dibeli kelak bisa mengalami pertumbuhan. Layaknya sebuah pohon yang ditanam sejak kecil, dirawat dan dijaga bertahun-tahun hingga akhirnya memiliki akar yang kokoh, batang pohon yang besar dan kuat, daun yang lebat dan rindang hingga akarnya yang menjulang tinggi.
Begitu pula investasi, dimulai dari pembelian aset awal bisa berbentuk emas, reksa dana, obligasi, saham, bisnis, dll. Secara rutin kita akan selalu memantau “pohon investasi” kita hingga kelak menghasilkan imbal hasil investasi yang mencukupi kebutuhan dan tujuan kita berinvestasi tersebut.

Mengapa kita perlu berinvestasi?
Sebenarnya makna investasi sangatlah luas. Kita sering menjumpai kata-kata ini tidak di dunia finansial dan ekonomi. Di dunia politik, agama dan pendidikan pun tidak jarang kita kerap menemukan kata-kata investasi. Misalnya seorang kader partai politik yang telah bekerja bertahun-tahun membesarkan partai, pada saatnya nanti pasti akan mencapai posisi puncak di partai sebagai imbal dari investasi politiknya. Begitu pula kita sekolah dari TK sampai Doktor, itu pun salah satu bentuk dari investasi ilmu yang  tentu saja banyak sekali memberikan imbal hasil dalam perjalanan karir kita.
Nah, dalam konteks keuangan/finansial tentu saja memiliki makna tersendiri. Mengutip Eko P Pratomo & Ubaidillah Nugraha dalam bukunya Reksa Dana: Solusi Perencanaan Investasi di Era Modern, berinvestasi pada dasarnya adalah “membeli” suatu aset yang diharapkan di masa datang dapat “dijual kembali” dengan nilai yang lebih tinggi.
Salah satu alasan mengapa kita harus berinvestasi adalah agar dapat mempersiapkan berbagai macam kebutuhan keuangan kita di masa depan sedini mungkin. Karena investasi memang sangat berkaitan dengan waktu. Masih ingat berapa harga sepeda motor tahun 1990-an? Ya, betul 3-5 jutaan itu sudah paling top. Sekarang di tahun 2000-an harganya sudah mencapai 10 jutaan bukan. Misalnya nanti kita akan membeli sepeda motor lagi pada tahun 2020-an kira-kira berapa harganya kelak?
Nah dengan perencanaan investasi yang tepat, maka di sinilah letak manfaat dan tujuan dari investasi itu sendiri. Karena dengan menentukan tujuan dan perkiraan harga, kita sudah bisa menyiapkan “tunas/bibit” investasi yang akan dikembangbiakkan sehingga bisa mencukupi kebutuhan tersebut. Nah, nanti pada prakteknya akan tersedia banyak instrumen pilihan investasi yang disesuaikan dengan tingkat imbal hasil sekaligus resikonya.
Anda bisa bayangkan kalau tidak melakukan investasi. Sudah dapat dipastikan seluruh kebutuhan masa depan akan harus disediakan pada waktunya tiba tersebut, dalam artian harus dapat menyediakan uang tunai pada saat itu juga. Contohnya lihatlah selalu ketika menjelang penerimaan siswa sekolah baru, pegadaian pasti ramai oleh orang tua yang
membutuhkan uang untuk memasukkan anak-anak mereka di sekolah. Bahkan tidak jarang yang mengajukan utang ke bank. Dari sana kita bisa tahu betapa besar manfaat dari berinvestasi bukan?

*****


Update

Pada tanggal 1 Januari 2017 MyFamily Accounting akan merilis versi private beta yang bisa digunakan di web dan Android. Versi terbaru ini akan tetap sepenuhnya gratis tanpa dikenakan biaya apapun!

Segera daftarkan diri Anda sebagai salah satu dari 5000 pengguna eksklusif pertama dengan memasukkan email pada form di bawah ini:

About MyFamily Accounting

Blog ini didedikasikan khusus untuk membahas lengkap tentang pengelolaan keuangan keluarga secara profesional. Selain itu juga dibahas juga produk software/piranti lunak MyFamily Accounting asli buatan anak negeri yang sangat membantu dan memudahkan seluruh keluarga dalam mengelola keuangan keluarganya. Sehingga hadirnya blog ini selain memberikan ilmu tentang manajemen keuangan keluarga, juga ada alat pendukung dalam praktek mengelola keuangan keluarga tersebut. Unduh aplikasinya di https://myfamilyaccounting.wordpress.com/2015/06/01/myfamily-accounting-kini-tersedia-gratis/ Semoga literasi finansial masyarakat Indonesia terus dan semakin meningkat..! Terima kasih Email : ardian2007@gmail.com
This entry was posted in Investasi, Keuangan, Opini. Bookmark the permalink.

5 Responses to Memahami Investasi Yuk…

  1. sedjatee says:

    keren, artikel menarik,
    salam sukses..

    sedj
    http://sedjatee.wordpress.com

    Like

  2. Pingback: Mengenal Produk Finansial: Deposito « MyFamily Accounting

  3. psi4success says:

    bermanfaat banget, ijin copy ya…

    Like

  4. ReY says:

    makasih ddah ajarin inves gold itu yang mantap coz kga ada matinya naik terus harga

    Like

  5. Reksadana adalah salah satu instrumen investasi terbaik. Sayang, masih banyak yang belum mau investasi di reksadana karena salah memahami risiko dan karakteristik reksadana. Simak soal kesalahpahaman tersebut dan klarifikasinya di http://www.duwitmu.com/pengertian-reksadana-sering-disalahpahami/

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s